BERJALAN

SELAMAT DATANG DI ASOSIASI GURU PENULIS INDONESIA (AGUPENA)FLORES TIMUR

Selasa, 04 Agustus 2015

SMP NEGERI 1 LEWOLEMA DAPAT KUNJUNGAN DARI HAJI USMAN K.S


Berita Sekolah
 (Tampak depan Ruang Guru, Ruang Tata Usaha, dan Ruang Kepala Sekolah)


Bapak Haji Usman K.S salah satu  pengawas Sekolah Menengah pada Dinas PPO Kab. Flotim, Selasa (4/ 8/15) melakukan kunjungan kepengawasan pada SMP Negeri 1 Lewolema.



Kunjungan kali ini, dengan tujuan meninjau Kegiatan  Belajar Mengajar, juga  untuk melihat secara langsung bangunan SMP Negeri 1 Lewolema yang masih baru, yang baru satu minggu ini, digunakan untuk KBM.
Bersama Kepala SMP Negeri 1 Lewolema Bapak Solirus Soda, Usman K.S diperkenalkan ruangan dan fasilitas yang dimiliki oleh SMP Negeri 1 Lewolema.

(Diskusi lepas antara Kepala SMP Negeri 1 Lewolema Solirus Soda dan Pengawas Sekolah Menengah   Pada Dinas PPO Flotim Bpk. H. Usman K.S ) 

Menurut Kasek Bapak Solirus Soda, SMPN 1 Lewolema  dibangun atas kerja sama Indonesia dengan Australia. “Dengan bantuan dana dari Australia, saya sebagai Ketua Panitia bersama tim mengelolahnya sejak tahun kemarin, dan syukur tahun ajaran yang baru ini sudah bisa dimanfaatkan.Kata Solirus

Fasilitas yang tersedia 6 Ruangan kelas, Satu Aula, satu ruang perpustakaan, ruang guru, Ruang Tata Usaha, Ruang Kepala Sekolah, ruang masak, ruang ganti putra/i, Kamar mandi dan WC guru, Kamar mandi dan WC Siswa Putra/ i, lapangan futsal, bola voli, lapangan basket, badminton, Tempat parkir, Gapura pada pintu gerbang, lapangan Apel Bendera.
(Ruang Kelas sebagai tempat Kegiatan Belajar Mengajar)

SMP Negeri 1 Lewolema membuka pendaftaran siswa baru untuk yang pertama kali pada Tahun ajaran 2015/ 2016. Jumlah siswa angkatan pertama 58 orang dibagi dalam dua rombongan belajar. Kegiatan Pembelajaran dimulai sejak 22 Juli 2015 kemarin.

Saat ini terdapat 8 orang guru diantaranya Solirus Soda, Hermanus Yosepf Asi, Bapa Ali, Alexander Laba Lelanggayaq, Gerardus Koten, Yohanes Lado Sekosi, Albertus Duru Marang, dan Maksimus Masan Kian. Terdapat 2 Pegawai Tata Usaha, dan 1 Satpam.

Siswa tersebar dari Waimana 1 dan II, Belogili, Riangkeroko, Kota Larantuka, Welo, Mudakeputuk, Lamatou, Riangkoli. (Maksi Masan Kian)

PUNGUT SAMPAH, CARA ATASI LINGKUNGAN SEKOLAH YANG KOTOR





(Siswa/ i SMKN 1 Larantuka sementara melakukan pembersihan lingkungan sekolah) 
Foto: Ferdy Tokan

Keluarga besar SMK Negeri 1 Larantuka diawal tahun ajaran baru 2015/ 2016 langsung ditantang dengan sebuah pernyataan yang memang sungguh menantang. Sekolah yang berlokasi di Desa Baipito Watowiti Kecamatan Ile Mandiri ini oleh petinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kejuruan mengatakan “ lingkungan SMK Negeri 1 Larantuka terlalu kotor. Pernyataan ini terlontar begitu saja saat meninjau langsung lokasi sekolah SMKN 1 Larantuka Kamis (9/7/15). Katannya, seperti yang dikutip oleh Monika da santo,S.Pd, guru SMK Negeri I Larantuka mengatakan  “lingkungan SMK Negeri 1 Larantuka terlalu kotor”. Ini kesan saya saat datang ditempat ini.Kata Dirjen Pendidikan Menengah dan Kejuruan kepada Kepala Sekolah dan guru – guru pada SMK Negeri 1 Larantuka.

Pernyataan “pedas” ini memunculkan berbagai reaksi dari para guru. Diskusi atas pernyataan inipun berlangsung alot, yang muaranya hanyalah satu yakni ingin menjawabi pernyataan Direktorat Jendral Pendidikan Menengah dan Kejuruan, “sekolah terlalu kotor”.

Dra. Juliana L.Teluma, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, menyatakan bahwa di sekolah ada seksi Lingkungan hidup yang sudah lama dibentuk. Namun tidak melaksanakan tugas semestinya. Lebih jauh disampaikan bahwa alat-alat kebersihan sudah dibagikan di kelas masing masing tinggal dimanfaatkan saja. Kedepan, siswa yang terlambat diberi sangsi oleh piket saat itu. Piket diberdayakan kembali dan peran wali kelas perlu ditingkatkan. Kata Juliana.

Senada dengan Juliana, Theo Sabon Doni, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas mengatakan, untuk pembersihan dilingkungan sekolah tenaga cleaning service perlu ditingkatkan, dengan pembagian tugas yang jelas.Pernyataan ini, dibenarkan juga oleh guru senior Drs .Raymundus Saban.

Sementara itu, Frans Moron, cleaning service, yang dikonfirmasi mengatakan tugasnya adalah membersihkan area sekolah baik di kelas, di kantor, dan di halaman sekolah. Sekolah telah menyiapkan alat perlengkapan yang memadai untuk menunjang pekerjaan kami. Ada dua mesin rumput yang kami pakai. Akan tetapi lokasi sekolah terlalu luas dan banyak gedung yang membuat kami harus bekerja ekstra. . Oleh karena itu untuk mendukung program ini, kami butuh penambahan tenaga baru. Kata Frans

Atas semua ide pikiran dan gagasan yang disampaikan oleh Bapa/I guru, Kepala Sekolah SMKN 1 Larantuka Drs. Fransiskus D.B.Fernandes memberikan apresiasi. Dalam sambutannya dihadapan guru Kepala Sekolah mengatakan “Semua kita sebagai warga sekolah sepatutnya, selalu dan terus mencintai sekolah. Salah satu caranya, adalah berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Prilaku guru akan diikuti oleh siswa. “ Jika pada setiap hari, guru memungut sampah hanya dua saja, kalau dikali 70 orang guru maka sudah 140 sampah yang dipungut. Apa lagi siswa yang jumlah mencapai 688 orang. Pasti lingkungan sekolah tetap bersih,” kata Fransiskus.

Untuk diketahui, SMK Negeri I Larantuka memiliki luas areal sekolah  44.413 M2, memiliki 18 ruang kelas, 1 gedung laboratorium IPA. 1 gedung perpustakaan, 2 gedung  bengkel, 1 gedung aula, 1 gedung kantor, 1 ruang penjaga, 1 ruang AVA. Untuk melakukan pembersihan, selama ini hanya ada dua tenaga cleaning service yang dibiayai dari dana komite sekolah.

Komitmen yang dibangun saat ini sudah diimplementasikan. Dibawah tanggungjawab Wakil Kepala Sekolah Sarana prasarana, segenap komponen terkait pada SMKN 1 Larantuka terus melakukan pembersihan – pembersihan pada lingkungan sekolah. Dan kebiasaan memungut sampah baik oleh guru maupun oleh siswa mulai dihidupkan. semoga saja menjadi budaya yang dapat diturunkan pada generasi berikutnya di SMKN 1 Larantuka. (Elfrid Teluma)

Senin, 03 Agustus 2015

GURU; ENGKAU LAKSANA EMBUN


 
Tidak boleh berhenti refleksi
 ini panggilan profesi
 mencerdaskan anak bangsa
 meniti masa depan nusa

Berbangga sebagai pelita
jangan lengah lalu jengah
engkau laksana embun penyejuk sanubari
tempatkan martabat mulia sebagai yg digugu dan di tiru

Karya
David Sabon Nama,SPd.SD NIP:196312311985061007-Pengawas TK/SD-Plt.Ka UPTD PPO Adotim-No HP:082147524777

PINJAMKAN AKU PUNDAKMU IBU



Aku lelah hari ini
Mengusap luka yang tak berujung
Pinjamkan aku pundakmu Ibu
Karena aku lelah hari ini

Ini Cuma sebentar tidak lama
Cuma semenit aku mau itu
Pinjamkan aku pundakmu Ibu
Karena aku tak elok lagi

Menangis sebisaku tertawa semampuku
Mengecap rasa yang tak bertuan
Pinjamkan aku pundakmu Ibu
Belai aku Ibu, aku rindu itu.

Karya : Maria Diana Ningsi Lamanepa (082 237 987 727)